Welcome to Our Website

Ini Produk Andalan Esemka di Tengah Rumor VinFast dan Proton Mau ‘Jajah’ Indonesia

ini-produk-andalan-esemka-di-tengah-rumor-vinfast-dan-proton-mau-jajah-indonesia-2

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021. Jakarta

Indonesia punya mobil merek nasional, Esemka. Mobil ini meluncur pada tahun 2019. Nah, mari mengingat produk apa saja yang dijajakan dari pabrik yang terletak di Boyolali, Jawa Tengah ini?

Esemka menjadi andalan di tengah hembusan mobil merek lokal Asia Tenggara bakal mengekspansi Indonesia. Ada dua merek, yakni VinFast, merek mobil asal Vietnam dan Proton, mobil yang sempat jadi kebanggaan Malaysia.

Pihak Esemka menegaskan bahwa mereka bukan mobil nasional, sebab mobil ini bukan produk dari kebijakan dan tidak didanai pemerintah, tetapi murni inisiatif swasta. PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) meluncurkan produk mobil bermerek Esemka bernama Bima versi 1.2 dan 1.3 pada 2019 silam.

Dalam situs Esemka diterangkan, saat ini PT Solo Manufaktur Kreasi memiliki izin untuk memproduksi 8 jenis mobil Esemka. Jenis mobil yang tergolong kendaraan ringan ini adalah Esemka Bima 1.0 M/T, Esemka Bima 1.2 M/T, Esemka Bima 1.3 M/T, Esemka Bima 1.3 L M/T, Esemka Bima 1.8 D M/T, Esemka Digdaya 2.0 M/T, Esemka Garuda 2.0 (4×4) M/T, dan Esemka Borneo 2.7 D.

Esemka Garuda 1 Foto: Ragil Ajiyanto

Meski begitu hanya terdapat dua jenis produk mobil yang dijual. Keduanya adalah Bima 1.2 dan Bima 1.3.

Untuk Bima 1.2 dipersenjatai mesin 1.2L E-power I4 DOHC kapasitas 1.243 cc yang bisa memuntahkan tenaga sebesar 72 kW (96,5 hp) dan torsi 119 Nm. Secara dimensi mobil ini memiliki ukuran panjang 4.560 mm, panjang 1.645 mm, dan tinggi 1.890 mm.

Sementara untuk mengangkut muatan, kargo boks belakang memiliki ukuran panjang 2.750 mm, lebar 1.600 mm, dan tinggi 460 mm.

Sedangkan Bima 1.3 dipersenjatai mesin 1.3L DOHC 16G dengan kapasitas 1.298 cc. Mobil ini bisa mengeluarkan tenaga sebesar 63 kW (84,4 hp) dan torsi 105 Nm.

Esemka Bima Foto: Istimewa/Setpres

Secara dimensi, Bima 1.3 punya ukuran lebih lapang, yakni panjang 4.930 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1995 mm. Sementara ukuran kargo boks untuk menampung muatan memiliki panjang 2.970 mm, lebar 1.740 mm, dan tinggi 470 mm.

Mobil Esemka Bima telah meluncur sebagai kendaraan komersial pada September 2019, dengan harga kurang dari Rp 150 juta.
Humas PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) Sabar Budi mengatakan harga Esemka pada 2020 lalu hanya Rp 125 juta (OTR pulau Jawa).

Beberapa orang disebut sudah memiliki dan menikmati naik mobil Esemka Bima. Mereka adalah TNI Angkatan Udara, Pemerintah Kota Semarang, dan Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan.

Well, selain sudah menjual kendaraan komersial ringan. Esemka juga sudah menguji jalan sebuah mobil SUV, Garuda 1 bermesin 2.000 cc.

Mobil ini juga tampil ke publik saat pengenalan Esemka Bima 1.2 dan 1.3 pada 2019 lalu, bersama dengan SUV Rajawali, dan Moose. Bahkan Esemka Garuda 1 juga sudah terdaftar dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2019.

Kabar masuknya mobil nasional Malaysia dan Vietnam

Pada pertengahan Juni 2021 lalu, merek mobil nasional Malaysia, Proton, mengumumkan kabar bahwa mereka ingin kembali bertarung di industri otomotif Indonesia. Proton semakin agresif di Asia Tenggara, setelah sebagian sahamnya (49,9%) dibeli oleh Zhejiang Geely Holding Group asal China.

“Agar Proton menjadi merek (mobil) terlaris ketiga di Asean, kami harus memiliki kehadiran yang besar di Thailand dan Indonesia,” kata Direktur Penjualan Internasional, Steven Xu.

Proton Malaysia kali pertama hadir di Indonesia pada 2007 lalu melalui PT Proton Edar Indonesia (PEI). Proton sempat memasarkan beberapa seri mobil seperti Savvy, Persona, Saga, Exora, Iriz, dan masih banyak lainnya. Namun kiprah mobil kebanggaan bangsa Malaysia tersebut di Indonesia kurang cemerlang hingga meninggalkan pasar Indonesia.

Selain Proton, VinFast juga tercium hendak memasarkan mobilnya di Indonesia. Hal ini diketahui melalui dokumen yang terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kemenkumham Republik Indonesia, yakni desain dari Lux A2.0, dan Lux SA2.0.

Simak Video “Ramai di Medsos Prabowo Jajal Esemka
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)